Prediksi Piala Dunia: Cape Verde Vs Arab Saudi, Kongo Vs Uzbekistan
Dua laga penentu di Grup H dan K: Cape Verde incar kemenangan atas Arab Saudi, sementara Kongo DR siap menjegal Uzbekistan.
Babak grup Piala Dunia memasuki hari-hari terakhir dengan dua pertandingan krusial. Di Grup H, Jumat nanti, Cape Verde akan bertemu Arab Saudi. Sementara itu, di Grup K, Kongo DR berhadapan dengan Uzbekistan pada Sabtu. Berikut analisis dan prediksi untuk kedua laga tersebut.
Cape Verde setidaknya mampu meraih hasil imbang melawan Arab Saudi, namun peluang menang terbuka lebar. Tim berjuluk Blue Sharks itu saat ini mengoleksi dua poin dari dua laga. Tambahan tiga poin akan mengamankan tiket ke fase gugur, apalagi jika selisih gol juga membaik. Cape Verde tampil perkasa di dua laga awal, menghadapi dua tim terkuat Grup H. Mereka menahan imbang Spanyol 0-0 dengan pertahanan kokoh, lalu bermain 2-2 melawan Uruguay. Kiper Vozinha menjadi pahlawan, bahkan viral dengan lebih dari 10 juta pengikut Instagram. Sebaliknya, Arab Saudi kurang meyakinkan. Mereka hanya bermain imbang 1-1 dengan Uruguay, dan kalah telak 4-0 dari Spanyol. Uruguay pun unggul dalam expected goals (1,72 berbanding 0,66) dan tembakan tepat sasaran (10-3). Spanyol bahkan sudah unggul 3-0 di menit ke-24.
Di Grup K, Uzbekistan masih memiliki peluang matematis, tapi nyaris mustahil. Mereka belum mengoleksi poin dan memiliki selisih gol -7 setelah kalah 1-3 dari Kolombia dan 0-5 dari Portugal. Uzbekistan harus menang dengan skor besar untuk bisa lolos sebagai peringkat ketiga terbaik. Namun, performa mereka buruk: saat melawan Portugal, mereka kalah 3-0 di babak pertama dan hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran. Pertahanan Uzbekistan sangat rapuh. Kongo DR, di sisi lain, tampil lebih tangguh. Mereka menahan imbang Portugal 1-1 dengan catatan expected goals lebih tinggi, tembakan tepat sasaran lebih banyak, dan peluang emas lebih banyak. Meski kalah 0-1 dari Kolombia, Kongo mampu bertahan hingga menit ke-76. Lini depan Kongo yang diisi Yoane Wissa, Meschak Elia, dan Cedric Bakambu diyakini bisa memanfaatkan kelemahan Uzbekistan.
Cape Verde setidaknya mampu meraih hasil imbang melawan Arab Saudi, namun peluang menang terbuka lebar. Tim berjuluk Blue Sharks itu saat ini mengoleksi dua poin dari dua laga. Tambahan tiga poin akan mengamankan tiket ke fase gugur, apalagi jika selisih gol juga membaik. Cape Verde tampil perkasa di dua laga awal, menghadapi dua tim terkuat Grup H. Mereka menahan imbang Spanyol 0-0 dengan pertahanan kokoh, lalu bermain 2-2 melawan Uruguay. Kiper Vozinha menjadi pahlawan, bahkan viral dengan lebih dari 10 juta pengikut Instagram. Sebaliknya, Arab Saudi kurang meyakinkan. Mereka hanya bermain imbang 1-1 dengan Uruguay, dan kalah telak 4-0 dari Spanyol. Uruguay pun unggul dalam expected goals (1,72 berbanding 0,66) dan tembakan tepat sasaran (10-3). Spanyol bahkan sudah unggul 3-0 di menit ke-24.
Di Grup K, Uzbekistan masih memiliki peluang matematis, tapi nyaris mustahil. Mereka belum mengoleksi poin dan memiliki selisih gol -7 setelah kalah 1-3 dari Kolombia dan 0-5 dari Portugal. Uzbekistan harus menang dengan skor besar untuk bisa lolos sebagai peringkat ketiga terbaik. Namun, performa mereka buruk: saat melawan Portugal, mereka kalah 3-0 di babak pertama dan hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran. Pertahanan Uzbekistan sangat rapuh. Kongo DR, di sisi lain, tampil lebih tangguh. Mereka menahan imbang Portugal 1-1 dengan catatan expected goals lebih tinggi, tembakan tepat sasaran lebih banyak, dan peluang emas lebih banyak. Meski kalah 0-1 dari Kolombia, Kongo mampu bertahan hingga menit ke-76. Lini depan Kongo yang diisi Yoane Wissa, Meschak Elia, dan Cedric Bakambu diyakini bisa memanfaatkan kelemahan Uzbekistan.