News

Dan Evans Akhiri Karier Tunggal usai Kalah di Kualifikasi Wimbledon

Dan Evans Akhiri Karier Tunggal usai Kalah di Kualifikasi Wimbledon

Dan Evans menutup babak karier tunggalnya setelah kalah dari Tristan Schoolkate pada babak kedua kualifikasi Wimbledon. Petenis Inggris itu pensiun setelah 16 tahun berkarier.

Dan Evans harus mengakhiri perjalanan karier tunggalnya dengan kekalahan di babak kedua kualifikasi Wimbledon. Pada hari Rabu, ia dikalahkan Tristan Schoolkate dengan skor 7-5, 6-0. Evans, yang sudah memikirkan keputusan ini sejak lama, mengaku bahagia dengan pilihan pensiunnya. "Saya sudah memikirkan ini sejak lama, jadi saya punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Saya senang dengan keputusan ini. Hari ini adalah akhir, tapi semua kenangan indah," ujarnya kepada BBC.

Petenis berusia 36 tahun ini pernah menempati peringkat 21 dunia pada 2023. Salah satu momen terbaiknya adalah saat memenangi pertandingan terpanjang dalam sejarah US Open 2024, mengalahkan Karen Khachanov dalam lima jam 35 menit setelah tertinggal 0-4, 15-40 di set kelima. Evans juga meraih dua gelar ATP dan dua kali mencapai babak keempat Grand Slam (Australia Terbuka 2017, US Open 2021). Hasil terbaiknya di Wimbledon adalah babak ketiga pada 2016, 2019, dan 2021.

Evans mengumumkan rencana pensiunnya melalui media sosial awal bulan ini. "Setelah perjalanan luar biasa, saya ingin berbagi berita pribadi. Saya akan pensiun setelah Wimbledon tahun ini. Olahraga ini memberi segalanya. Persahabatan, pengalaman, pertarungan, bahkan hari-hari sulit pun terasa istimewa," tulisnya di Instagram.

Keputusan Evans untuk pensiun menuai kontroversi karena ia tidak mendapatkan wild card untuk turnamen terakhirnya di nomor tunggal. Wild card justru diberikan kepada Grigor Dimitrov, Stan Wawrinka, dan enam pemain lainnya. Namun, Evans tetap akan bermain di nomor ganda bersama Henry Searle setelah mendapatkan wild card.