Wimbledon 2026: Sinner Favorit Berat, tapi Kejutan dari Shelton dan Petenis Muda Inggris Menanti
Jannik Sinner jadi favorit juara Wimbledon 2026 setelah Alcaraz cedera. Namun, performa Ben Shelton di rumput dan kebangkitan petenis Inggris seperti Raducanu siap bikin kejutan.
Wimbledon 2026 resmi bergulir pada 29 Juni tanpa kehadiran Carlos Alcaraz, juara dua kali yang mundur karena cedera pergelangan tangan pada akhir Mei. Absennya Alcaraz mengubah peta persaingan dan membuat Jannik Sinner menjadi favorit utama di pasar taruhan. Namun, turnamen ini tidak akan berjalan mulus begitu saja.
Sinner, petenis nomor satu dunia dan juara bertahan, diunggulkan dengan odds 7/5. Kemenangannya atas Alcaraz di final tahun lalu membuktikan kemampuannya di lapangan rumput. Namun, persiapannya tidak mulus. Ia tersingkir di babak kedua Roland Garros setelah kalah dari pemain di luar 50 besar, meskipun sebelumnya juara di Roma. Inkonsistensi ini menjadi catatan.
Kejutan terbesar datang dari Ben Shelton. Petenis AS berusia 23 tahun itu memenangkan gelar pertamanya di rumput di Stuttgart pada 15 Juni, mengalahkan Taylor Fritz di final. Ia menjadi satu-satunya pemain selain Sinner yang meraih tiga gelar musim ini. Shelton menunjukkan mental baja dengan selalu bangkit dari ketertinggalan satu set. Servis kirinya menjadi senjata mematikan di rumput. Dengan odds 33/1, Shelton layak diwaspadai.
Di sektor putri, persaingan semakin ketat. Iga Swiatek sebagai juara bertahan dan Aryna Sabalenka sebagai unggulan teratas sama-sama diodds 11/4. Elena Rybakina (3/1) juga tak bisa diabaikan. Namun, sorotan tertuju pada Emma Raducanu yang tampil impresif di Queen's Club dengan melaju ke final. Petenis Inggris itu diodds 40/1, namun performanya menunjukkan potensi besar. Bersama Katie Boulter yang juga mencapai semifinal, harapan tuan rumah semakin nyata.
Alexander Zverev datang sebagai juara Roland Garros, dengan momentum positif. Namun, kelemahan servis kedua dan pergerakan di rumput jadi pertanyaan. Novak Djokovic di odds 8/1 tetap berbahaya berkat pengalamannya memenangkan tujuh gelar Wimbledon.
Total hadiah Wimbledon tahun ini mencapai £64,2 juta, naik 20 persen dari tahun lalu. Juara tunggal putra dan putri masing-masing mendapat £3,6 juta. Undian akan dilakukan pada 26 Juni, dan saat itulah teoritis menjadi konkret. Turnamen ini diyakini akan menjadi salah satu yang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.
Sinner, petenis nomor satu dunia dan juara bertahan, diunggulkan dengan odds 7/5. Kemenangannya atas Alcaraz di final tahun lalu membuktikan kemampuannya di lapangan rumput. Namun, persiapannya tidak mulus. Ia tersingkir di babak kedua Roland Garros setelah kalah dari pemain di luar 50 besar, meskipun sebelumnya juara di Roma. Inkonsistensi ini menjadi catatan.
Kejutan terbesar datang dari Ben Shelton. Petenis AS berusia 23 tahun itu memenangkan gelar pertamanya di rumput di Stuttgart pada 15 Juni, mengalahkan Taylor Fritz di final. Ia menjadi satu-satunya pemain selain Sinner yang meraih tiga gelar musim ini. Shelton menunjukkan mental baja dengan selalu bangkit dari ketertinggalan satu set. Servis kirinya menjadi senjata mematikan di rumput. Dengan odds 33/1, Shelton layak diwaspadai.
Di sektor putri, persaingan semakin ketat. Iga Swiatek sebagai juara bertahan dan Aryna Sabalenka sebagai unggulan teratas sama-sama diodds 11/4. Elena Rybakina (3/1) juga tak bisa diabaikan. Namun, sorotan tertuju pada Emma Raducanu yang tampil impresif di Queen's Club dengan melaju ke final. Petenis Inggris itu diodds 40/1, namun performanya menunjukkan potensi besar. Bersama Katie Boulter yang juga mencapai semifinal, harapan tuan rumah semakin nyata.
Alexander Zverev datang sebagai juara Roland Garros, dengan momentum positif. Namun, kelemahan servis kedua dan pergerakan di rumput jadi pertanyaan. Novak Djokovic di odds 8/1 tetap berbahaya berkat pengalamannya memenangkan tujuh gelar Wimbledon.
Total hadiah Wimbledon tahun ini mencapai £64,2 juta, naik 20 persen dari tahun lalu. Juara tunggal putra dan putri masing-masing mendapat £3,6 juta. Undian akan dilakukan pada 26 Juni, dan saat itulah teoritis menjadi konkret. Turnamen ini diyakini akan menjadi salah satu yang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.