Grand Slam

Prancis Terbuka 2026: Jakub Mensik Jadi Harapan Terakhir Generasi Muda

Prancis Terbuka 2026: Jakub Mensik Jadi Harapan Terakhir Generasi Muda

Jakub Mensik menjadi satu-satunya petenis muda yang tersisa di semifinal Prancis Terbuka 2026 setelah mengalahkan Joao Fonseca di perempatfinal.

Prancis Terbuka 2026 sudah tercatat dalam sejarah, bukan hanya karena akan lahir juara Grand Slam baru di nomor tunggal putra. Untuk pertama kalinya di Era Terbuka, tidak ada mantan juara yang berhasil mencapai babak 16 besar. Lebih mencengangkan lagi, tiga petenis berusia 20 tahun atau kurang berhasil menembus perempatfinal Grand Slam untuk pertama kalinya: Jakub Mensik (20), Joao Fonseca (19), dan Rafael Jodar (20).

Namun, perjalanan Jodar terhenti di tangan Alexander Zverev pada Selasa. Sementara itu, pada hari Rabu, Mensik dan Fonseca saling berhadapan di perempatfinal. Pertandingan itu berakhir dengan kemenangan Mensik setelah melalui pertarungan sengit tiga set: 6-4, 6-3, 7-6(3). Pemain asal Republik Ceko itu bahkan harus mengonversi match point ketujuhnya untuk menyelesaikan perlawanan Fonseca.

Usai pertandingan, Fonseca memberikan pujian tinggi kepada Mensik. "Servisnya luar biasa. Cara dia menghadapi poin-poin penting juga sangat mengesankan. Dia mengontrol hampir seluruh pertandingan dengan servis yang baik dan pengembalian yang agresif. Dia jarang melakukan kesalahan dalam pengembalian, sehingga membuat saya kesulitan. Dia punya potensi yang sangat besar, sudah memenangkan Masters, dan kini mencapai semifinal Grand Slam pertamanya. Dia tahu cara bermain di momen penting, tidak takut, dan punya keberanian," puji petenis Brasil itu.

Perjalanan Mensik menuju semifinal tidaklah mudah. Di babak kedua, ia mengalami kram parah saat melawan Mariano Navone, namun berhasil menang di set kelima dengan skor 13-11 dalam tiebreak setelah 4 jam 41 menit. Ia juga mengalahkan Andrey Rublev di babak keempat dalam lima set.

Kejutan sebenarnya sudah dimulai sejak final Miami Masters 2025, saat Mensik yang saat itu berusia 19 tahun mengalahkan Novak Djokovic 7-6, 7-6. "Jakub adalah pemain yang lahir untuk pertandingan seperti ini, melawan pemain besar di stadion besar. Dia suka tantangan besar dan sudah menunjukkan berkali-kali mampu bermain sangat baik melawan pemain top," ujar pelatih Mensik, Tomas Josefus, menjelang semifinal melawan Alexander Zverev pada Jumat.

Kini, pertanyaan besarnya adalah apakah Mensik bisa melangkah lebih jauh dan meraih gelar Grand Slam pertamanya.