Grand Slam

10 Laga Terbaik Tunggal Putra di French Open 2026 yang Penuh Kejutan

10 Laga Terbaik Tunggal Putra di French Open 2026 yang Penuh Kejutan

Momen epik di Roland Garros 2026: dari kemenangan dramatis Fonseca atas Djokovic hingga duel lima set Zverev-Cobolli. Simak daftar lengkapnya!

Petenis-petenis top seperti Carlos Alcaraz, Lorenzo Musetti, dan lainnya absen di French Open 2026, namun turnamen ini justru menyuguhkan laga-laga luar biasa. Berikut 10 pertandingan terbaik versi kami.

Pertandingan final antara Alexander Zverev dan Flavio Cobolli layak disebut sebagai honorable mention. Meski kualitasnya belum maksimal, laga lima set ini tetap menarik, apalagi Cobolli mampu memaksakan pertarungan hingga tiebreak keempat sebelum akhirnya Zverev menang 6-1, 4-6, 6-4, 6-7(5), 6-1.

10. Juan Manuel Cerundolo vs Martin Landaluce (3R) – Cerundolo yang baru saja mengalahkan Sinner, kembali bertarung selama 5 jam 58 menit dan menang 6-4, 6-7(7), 7-6(4), 6-7(4), 7-6(10-8) setelah melewati super tiebreak dramatis.

9. Felix Auger-Aliassime vs Daniel Altmaier (1R) – Altmaier unggul 2-1 set dan 3-0 di set kelima, namun Auger-Aliassime bangkit dan menang 4-6, 6-4, 4-6, 6-1, 7-6(10-7) setelah 4 jam 16 menit.

8. Matteo Berrettini vs Francisco Comesana (3R) – Laga selama 5 jam 13 menit ini menjadi yang terdalam di set kelima. Berrettini menyelamatkan dua match point dan menang 7-6(3), 5-7, 6-7(4), 6-4, 7-6(15-13).

7. Jakub Mensik vs Andrey Rublev (4R) – Mensik yang sudah melalui laga berat, kembali menang dalam lima set 6-3, 7-6(6), 4-6, 2-6, 6-3, menyingkirkan Rublev yang hanya melakukan 36 unforced errors.

6. Jakub Mensik vs Mariano Navone (2R) – Dalam gelombang panas Eropa, Mensik mengalami kram kaki namun mampu memenangi tiebreak 13-11. Ia langsung jatuh ke tanah setelah match point, membutuhkan bantuan medis.

5. Moise Kouame vs Daniel Adolfo Vallejo (2R) – Remaja 17 tahun asal Prancis ini nyaris menjadi cerita utama turnamen. Tertinggal 5-2 di set kelima, ia bangkit dan menang 6-3, 7-5, 3-6, 2-6, 7-6(10-8) setelah 4 jam 56 menit.

4. Joao Fonseca vs Casper Ruud (4R) – Fonseca yang baru berusia 19 tahun menunjukkan kualitas luar biasa, menang 7-5, 7-6(8), 5-7, 6-2 dalam 3 jam 55 menit. Set kedua dianggap sebagai set terbaik turnamen.

3. Casper Ruud vs Tommy Paul (3R) – Ruud yang kalah dalam poin total dan unggul winner-error +33, tetapi justru menang 4-6, 6-7(4), 6-4, 7-6(4), 7-5. Ia menyelamatkan 12 dari 14 break point dan dua match point.

2. Matteo Arnaldi vs Frances Tiafoe (4R) – Laga penuh drama dengan atmosfer memuncak. Tiafoe unggul 4-1 di set keempat, namun Arnaldi bangkit dan menang 7-6(5), 6-7(5), 3-6, 7-6(3), 6-4 dalam 5 jam 26 menit.

1. Joao Fonseca vs Novak Djokovic (3R) – Pertandingan terbaik turnamen. Fonseca tertinggal dua set, lalu bangkit dan menang 4-6, 4-6, 6-3, 7-5, 7-5. Ia memukau dengan tiga ace berturut-turut dari 30-40 di set kelima. Kemenangan ini menjadi momen yang melambungkan namanya.